Balai Besar Meteorologi & Geofisika Wilayah II - BMG
Jl. H.Abdul Gani No.05 Kampung Bulak Cempaka Putih CiputatPo. Box: 39/15412 - Tangerang Banten. Telp : (021) 7402739, 7444338.
Fax : (021)7426485, 74709283
Jendela Informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Indonesia.! Disajikan secara aktual untuk menunjang aktivitas Anda..
Magnet Bumi :
KEGIATAN OPERASIONAL MAGNET BUMI, IONOSFERA DAN LISTRIK UDARA
I. PENDAHULUAN
Badan Meteorologi dan Geofisika ( BMG ) juga bertugas melakukan pengamatan magnet bumi, ionosfera dan listrik udara.
Saat ini BMG memiliki 3 ( tiga ) stasiun pengamatan magnet bumi ( geomagnetic observatory ), yaitu :
1. Tangerang
2. Tuntungan ( Medan ) dan
3. Tondano ( Manado )
Pengamatan ionosfera di stasiun geofisika Tangerang terhenti sejak tahun 1988, karena peralatan ionsonde sudah rusak. Pengamatan listrik udara / petir dengan menggunakan alat selama ini dilakukan di stasiun Meteorologi dan Geofisika seperti : Kupang, Tangerang, Manado, Palu , Tretes, Kotabumi, Jayapura dan Padang. Sekarang ini hanya 4 stasiun yang masih dapat mengoperasikan alat tersebut , yaitu : Jayapura, Kotabumi, Kupang dan Padang.
II. PENGAMATAN MAGNET BUMI, IONOSFERA DAN LISTRIK UDARA
A. PENGAMATAN MAGNET BUMI meliputi :
- Pengamatan Variasi Magnet Bumi Harian.
Besaran medan magnet bumi yang terdiri dari komponen Horizotal ( H ), Vertical ( V ), total ( F ) dan deklinasi ( D ) selalu berubah tergantung dengan kondisi sunspot. - Pengukuran medan magnet bumi secara absolut
Untuk mengkalibrasi pengamatan variasi medan magnet bumi harian.
B. PENGAMATAN IONOSFER
Lapisan ion di atmosfera juga dipengaruhi oleh keaktifan sunspot di matahari, sehingga ketebalan ionosfera berubah setiap saat yang menimbulkan efek terhadap komunikasi radio dan satelit. Pengamatan ketebalan ionosfera dilakukan dengan alat yang disebut " ionosonde ".
C. PENGAMATAN LISTRIK UDARA DAN PETIR
- Pengamatan listrik udara atau petir ( ligthning ) sudah dilakukan di beberapa stasiun Geofisika seperti: Manado, Kotabumi, Kupang dan Jayapura.
- Pengumpulan data hari guruh dari seluruh stasiun Meteorologi dan Geofisika di Indonesia.
APLIKASI DATA MAGNET
A. NASIONAL
Data magnet digunakan untuk kepentingan :
1. Navigasi penerbangan dan pelayaran
Untuk petunjuk arah yang diperlukan data deklinasi magnet bumi disuatu tempat
Koreksi arah jarum kompas terhadap Utara sebenarnya.
2. Pembuatan peta Topografi
Dalam pembuatan peta Topografi skala besar harus dicantumkan notasi deklinasi
Magnet disetiap lembar peta.
3. Survey Geologi dan Geofisika
Setiap survey Geologi dan Geofisika yang menggunakan metode magnet, memerlukan
Data variasi data harian dari stasiun-stasiun magnet bumi di Indonesia. Data ini
Koreksi data lapangan selama dilakukan survey.
B. INTERNASIONAL
Mendukung dan melengkapi data internasional Geomagnetic Reference field ( IGRF ) dalam rangka pertukaran data Internasional dengan International Association of Geomagnetism and Aeronomy ( IAGA ) dan World Data Center ( WDC ).
C. INSTITUSI YANG MEMBUTUHKAN DATA GEOMAGNETIK
- Hydro Oseonografi TNI - AL
- Direktorat Keselamatan Penerbangan
- Direktorat Navigasi, Perhubungan Laut
- MABES TNI - AU
- BAKOSURTANAL
- Dinas Topografi TNI - AD
- Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi ( P3G )
- Pusat Pangembangan Geologi Kelautan ( PPGL ).
APLIKASI DATA IONOSFERA
Data ionosfera sangat diperlukan untuk komunikasi HF, penentuan posisi dengan penerima GPS single frekuensi.
APLIKASI DATA LISTRIK UDARA DAN PETIR
Data petir diperlukan untuk perencanaan pembangunan transmisi tegangan tinggi dan jaringan komunikasi.
III. ANALISA PENGOLAHAN DATA MAGNET BUMI, IONOSFERA DAN LISTRIK UDARA
A. ANALISA PENGOLAHAN DATA MAGNET BUMI
- Menganalisis magnetogram untuk menentukan adanya gangguan magnet.
- Membaca magnetogram untuk menentukan harga variasi magnet setiap detik, menit atau jam.
- Menentukan harga K - indeks.
B. ANALISIS DAN PENGOLAHAN DATA IONOSFERA
C. ANALISIS DAN PENGOLAHAN DATA LISTRIK UDARA
III.1. Pembinaan Pengumpulan dan Penyebaran Data Geofisika ( Magnet Bumi, Ionosfera Dan Listrik Udara ) meliputi :
- Menerima data megnet bumi dan coding dari luar negeri
- Meminta data queit dan disturbed kepada International Service of Geomagnetic Indices untuk dikirim ke Stasiun Magnet Bumi Medan, Tangerang dan Manado.
- Mengadakan verifikasi bulletin Balai Wilayah khususnya data magnet.
- Mengadakan verifikasi data magnet absolut, relatif komponen H,D,Z, Stasiun Magnet Tuntungan dan Tangerang.
III.2. Pembinaan Pengolahan dan Analisa Data Geofisika ( Magnet Bumi, Ionosfera, dan
Listrik Udara ) meliputi :
- Pengolahan data magnet bumi, ionosfera dan listrik udara.
- Kompilasi data hari guruh dari stasiun synoptic dan geofisika seluruh Indonesia.
III.3. Pembinaan Penyajian dan Pelayanan Jasa / Data Geofisika ( Magnet Bumi, Ionosfera
Dan Listrik Udara ) meliputi :
- Mengikuti penyusunan Peta Standar Anomali Magnit Bumi, gaya berat di PPGL
- Pelayanan data magnet bumi untuk kepentingan Nasional dan Internasional
- Pelayanan Data Hari Guruh
- Merencanakan survey Epoch 2000 - 2005
IV. LINGKUNGAN HIDUP
Dalam kaitannya dengan lingkungan hidup, Sub Bidang Magnit Bumi dan ILU mempunyai
Peran dalam hal :
- Keselamatan penerbangan , navigasi, dan pemetaan, sumber daya alam memerlukan data variasi magnit.
- Data petir dan Hari guruh digunakan untuk perencanaan instalasi telekomunikasi dan listrik.
- Perhitungan astronomi untuk menentukan arah geografis ( true north ) dan pengamatan matahari untuk posisi suatu tempat.